Lebak – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74, RSUD Adjidarmo menggelar kegiatan sosial berupa operasi bibir sumbing gratis bagi masyarakat kurang mampu. Program kemanusiaan ini bekerja sama dengan organisasi internasional Smile Train dan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Kegiatan ini ditujukan khusus bagi pasien penderita celah bibir dan langit-langit (bibir sumbing), yang selama ini kerap menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial.
Penanganan operasi akan dilakukan oleh tim medis profesional yang dipimpin oleh drg. Deliana Perangin-angin, Sp.BMM., SubSp. C.O.M (K), seorang subspesialis celah oral maksilofasial yang berpengalaman di bidangnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan harapan baru bagi pasien, khususnya anak-anak, agar dapat hidup lebih sehat dan percaya diri,”ujar drg. Deliana saat wawancara bersama Jurnalklik.com, Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya, karena seluruh proses operasi dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan, jangan khawatir. Operasi bibir sumbing ini gratis. Cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan segera mendaftarkan diri langsung ke RSUD Adjidarmo, tepatnya di Klinik Bedah Mulut,” jelasnya.
Menurutnya, operasi bibir sumbing tidak hanya berdampak pada perbaikan fungsi kesehatan, seperti kemampuan makan dan berbicara, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kondisi psikologis pasien. Banyak penderita yang mengalami penurunan rasa percaya diri akibat kondisi tersebut.
Melalui program ini, RSUD Adjidarmo berharap dapat meningkatkan kualitas hidup pasien, sekaligus menghapus stigma sosial yang kerap melekat pada penderita bibir sumbing. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen RSUD Adjidarmo dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftarkan diri. drg. Deliana juga menyampaikan bahwa program ini tidak membatasi jumlah pasien.
“Sebanyak-banyaknya, silakan bagi siapa saja yang berkesempatan dan membutuhkan agar kegiatan ini dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, pihak RSUD Adjidarmo juga akan membantu pasien yang memiliki keterbatasan biaya transportasi.
“Jika ada masyarakat yang ingin dioperasi namun terkendala biaya untuk datang ke RSUD, kami akan melakukan antar-jemput,” tambahnya.
Sementara itu, Inah (34), salah satu warga yang akan menjalani operasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Kami sangat terbantu dan bahagia. Ini adalah harapan baru bagi kami untuk lebih percaya diri dan lebih semangat lagi. Saya berterima kasih kepada Ibu drg. Deliana dan pihak RSUD Adjidarmo,” tuturnya. (*/Aji/ Red)