Lebak – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Cabang Lebak menyatakan akan mengawal secara kritis proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak yang kini memasuki tahap penentuan. Organisasi tersebut menilai posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang akan menentukan arah tata kelola pemerintahan, efektivitas birokrasi, serta kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lebak.
Ketua PC IMM Lebak Periode 2026–2027, Madsari menegaskan bahwa proses seleksi harus dijalankan secara profesional, objektif, dan berpedoman pada sistem merit sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Jabatan Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan posisi strategis yang menentukan wajah birokrasi Kabupaten Lebak. Oleh karena itu, transparansi dalam proses seleksi adalah harga mati. Masyarakat berhak mengetahui bahwa proses ini berlangsung secara adil, objektif, dan mengedepankan kompetensi,” ujar Madsari, Rabu 1/07/2026
Menurutnya, pejabat yang akan menduduki kursi Sekda harus memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, rekam jejak yang baik, serta kemampuan membangun birokrasi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
PC IMM Lebak juga mengingatkan agar seluruh tahapan seleksi dijauhkan dari segala bentuk intervensi yang dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap hasil akhir.
Kami berharap proses seleksi benar-benar bebas dari segala bentuk intervensi maupun kepentingan yang tidak sejalan dengan prinsip profesionalisme. Yang harus menjadi dasar penilaian adalah kompetensi, integritas, dan rekam jejak calon, bukan faktor lain di luar mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Madsari menegaskan bahwa sikap PC IMM Lebak bukan ditujukan untuk mendukung atau menolak kandidat tertentu. Sebaliknya, organisasi ingin memastikan proses seleksi berlangsung sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (*good governance*).
“PC IMM Lebak tidak berpihak kepada siapa pun. Kami berpihak pada proses yang bersih, transparan, dan akuntabel. Siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi Sekda harus lahir dari mekanisme yang kredibel sehingga memiliki legitimasi kuat untuk memimpin birokrasi Kabupaten Lebak.”
Ia menambahkan, Sekretaris Daerah memiliki peran sentral sebagai koordinator perangkat daerah sekaligus penghubung antara kepala daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, sosok yang terpilih diharapkan mampu memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menjaga netralitas aparatur sipil negara.
PC IMM Lebak juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal proses seleksi secara konstruktif dengan tetap menghormati kewenangan panitia seleksi. Organisasi berharap seluruh tahapan berlangsung terbuka sehingga menghasilkan Sekda yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan Kabupaten Lebak ke depan.
“Kepercayaan publik terhadap pemerintah salah satunya dibangun melalui proses pengisian jabatan yang bersih dan akuntabel. Karena itu, kami berharap Pemerintah Kabupaten Lebak dan panitia seleksi menjaga independensi serta konsisten menjalankan prinsip transparansi hingga penetapan Sekda definitif,” tutup Madsari. (*/Red)