Beranda » Dinas Pendidikan Lebak Hari ini Panggil Oknum Kepsek Diduga Catut Media Berkaitan Permintaan Sejumlah Uang

Dinas Pendidikan Lebak Hari ini Panggil Oknum Kepsek Diduga Catut Media Berkaitan Permintaan Sejumlah Uang

Ilustrasinet : Jurnal

by Editor Utama
0 comment

Lebak – Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak hari ini Selasa 2 Juni 2026 memanggil oknum Kepala Sekolah Dasar berinisial RR diduga mencatut Media Nasional meminta uang kepada seorang warga diduga berkaitan dengan persoalan Narkoba.

“Hari ini sedang d panggil oleh tim kepegawaian,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan pada Jurnalklik.com.

Kata Doddy, pihaknya belum bisa berkomentar lebih jauh karena belum menerima hasil evaluasi dari tim Kepegewaian.

“Nanti setelah hasil temen-temen evaluasi, baru saya berstatement,” katanya.

Sebelumnya heboh beredar percakapan Whatsapp seorang oknum mengatasnamakan Media Nasional meminta uang kepada sejumlah orang diduga berkiatan dengan persoalan Narkoba.

Setelah ditelusuri dari nomor oknum yang diduga meminta uang tersebut mengarah kepada oknum Kepala Sekolah berinisial RR.

Kasus itupun menjadi sorotan serius sejumlah Aktivis. Salahsatunya Yudistira Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi Nusantara (Baralak). Ia meminta kasus tersebut di usut secara tuntas dan transaparan.

“Kepala sekolah adalah aparatur yang diberi amanah untuk mendidik dan bahkan menjadi pemimpin di Sekolah yang seharusnya menjadi teladan. Ketika ada oknum yang mengaku sebagai wartawan dari “Media Nasional, kemudian berkomunikasi dengan masyarakat dan diduga meminta sejumlah uang, persoalan ini tentu tidak boleh dianggap sepele, Dinas Pendidikan harus tegas untuk segera memanggil,”tegas Yudistira kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Yudistira juga menegaskan bahwa dugaan pencatutan identitas media dan profesi wartawan merupakan tindakan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi banyak pihak. Termasuk mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pers yang selama ini menjalankan tugasnya berdasarkan kode etik jurnalistik.

“Pers memiliki aturan, mekanisme, dan kode etik yang jelas. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan nama media untuk kepentingan pribadi. Jika dugaan ini benar, maka bukan hanya nama institusi pendidikan yang tercoreng, tetapi juga nama baik media yang dicatutnya,” katanya.

Yudistira mengaku megantongi bukti sejumlah tangkapan layar percakapan di whatsapp yang beredar dan menjadi bahan pengaduan dari beberapa pihak untuk kemudian siap diberikan kepada aparat penegak hukum dan Dinas Pendidikan jika ingin memastikan.

“Dari bukti screenshot Whatsapp yang ada, dapat kita simpulkan bahwa RR diduga telah mencatut nama media Kompas dan juga mencatut nama Hasan Basri. Namun ketika dilihat dari percakapan tersebut, Rekening yang digunakan dalam dugaan permintaan uang tercantum atas inisial RR. Fakta-fakta inilah yang perlu didalami oleh pihak yang berwenang, dan saya akan memberikan bukti tersebut agar segera dilakukan penyelidikan secara transaparan,”tandasnya. (*/Red)

 

 

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com