Beranda » Sosok Munir Aktivis HAM yang Diduga Dibunuh di Udara

Sosok Munir Aktivis HAM yang Diduga Dibunuh di Udara

by Editor Utama

Foto : Smbr : Wikipedia

MENOLAK LUPA”

Jejak Sejarah, Nasional – Munir adalah salah satu sosok Tokoh Nasional yang pemberani, beliau adalah Aktivis pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) yang tidak kenal takut pada jaman Orde baru.

Munir sering menyuarakan dan memperjuangkan Hak-hak masyarakat yang tertindas yang ingin meminta keadilan. Pada semasa hidupnya, Munir tak kenal takut tampil di depan melakukan aksi membela masyarakat.

Inilah sosok Aktivis HAM Pemberani yang diduga telah diracun di udara pada 7 September tahun 2004 Lalu.

Dilansir dari Chanel Youtube ‘Melawan Lupa Metro TV. Munir lahir di Malang, Jawa Timur pada 8 Desember 1964 Putra ke 5 dari 7 bersaudara pasangan dari Said Thalib dan Jamilah.

Menurut sang Kaka Anisa, saat masih kecil, Munir sosok yang tidak pernah takut berkelahi melawan orang lain yang tubuhnya lebih besar bila ia melihat yang dianggapnya tidak adil.

Beda dari yang lain, Munir juga adalah sosok yang pandai bergaul, dan semasa kecil yang masih duduk di bangku SMP, ia pernah melaporkan kepada pihak aparat hukum saat ia melihat ketidak adilan.

Semasa kuliahnya di Pakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, daya kritis dan kemampuan beroganisasi Munir terasah dengan baik, seiring ke aktipannya di Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI dan Organisasi inpra Kampus.

Kondisi masyarakat yang saat itu masih terkungkung pada jaman orde baru, menempa banyak aktivis termasuk Munir menjadi sosok yang sangat keritis dan pemberani.

Pecahnya kerusuhan tanjuk periok pada 1984 yang menewaskan ratusan orang dan terjadinya peristiwa berlatar sara awalnya sempat membentuk Munir menjadi Aktivis Muslim dengan pemikiran yang radikal.

Namun, keterlibatannya dalam aksi aksi advokasi kepada para korban pelanggaran Ham membuka wawasan Munir terkait hal-hal substansial yang harus diperjuangkan.

Baca Juga  Raja Agung Nusantara Kukuhkan DPD GMPRI NTB

Munir pun bertransformasi menjadi seorang Aktivis HAM yang militan, toleran dan tak kenal rasa takut dalam membela pihak-pihak yang tertindas.

Karena bagi Munir, dalam memaknai Zihad, yaitu melawan kedzaliman. Karena Munir memiliki pengalaman yang bersentuhan dengan persoalan buruh maupun sengketa tanah.

Bagi Munir kedzaliman itu adalah ketika hak-hak seorang masyarakat direnggut oleh perusahaan, pemodal ataupun oleh Negara, maka ia harus pulihkan hak-hak itu lewat penyadaran-penyadaran kepada semua pihak.

Inilah perjalanan singkat Munir Sang Pemberani pembela Hak-hak masyarakat yang tidak kenal takut sang pembela Hak Asasi Manusia (HAM).

Munir seorang pemberani yang bertubuh kecil, sosoknya sederhana, namun di balik kebersajahaannya ia adalah sosok luar viasa seorang pejuang tanpa takut yang selalu berdiri dibaris depan membela hak-hak mereka yang tertindas. Seorang yang karena keberaniannya akhirnya dibungkam, dibunuh.

Sumber : Chanel Melawan Lupa Metro TV. dengan Judul ‘ Keberanian Munir’

Editor : Aji Jurnalklik

Berita Lainnya

Leave a Comment