Beranda » HMI MPO Pandeglang Dukung Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen, Tekankan Transparansi dan Pengawasan

HMI MPO Pandeglang Dukung Revitalisasi Sekolah Kemendikdasmen, Tekankan Transparansi dan Pengawasan

by Editor Utama
0 comment

PANDEGLANG – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pandeglang menyatakan dukungan terhadap program revitalisasi sekolah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik. Jurnalklik.com, Jumat 30 oktober 2026.

HMI MPO Cabang Pandeglang memandang revitalisasi sekolah sebagai bagian penting dari komitmen negara dalam memenuhi hak masyarakat atas pendidikan yang berkualitas.

Ketersediaan ruang kelas yang memadai, fasilitas sanitasi yang layak, serta bangunan sekolah yang aman menjadi faktor fundamental dalam menunjang proses belajar mengajar.

Dukungan tersebut juga didasarkan pada pentingnya pemerataan pembangunan sektor pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Menurut HMI MPO Cabang Pandeglang, setiap peserta didik berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak tanpa terhambat oleh kondisi geografis maupun latar belakang ekonomi.

Tegaskan Pentingnya Pemahaman Sumber Anggaran

Dalam menyikapi pelaksanaan program tersebut, HMI MPO Cabang Pandeglang menilai bahwa pemahaman masyarakat mengenai mekanisme pendanaan perlu menjadi perhatian bersama.

Program revitalisasi sekolah yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bersumber dari anggaran pemerintah pusat. Sementara itu, program yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersumber dari anggaran pemerintah daerah.

Oleh karena itu, informasi mengenai sumber pendanaan, mekanisme pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab dalam setiap program perlu disampaikan secara jelas agar masyarakat memperoleh pemahaman yang tepat dan tidak terjadi kesalahpahaman.

Keterbukaan informasi tersebut juga penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Dukungan Harus Berjalan Seiring dengan Pengawasan

HMI MPO Cabang Pandeglang menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial mahasiswa. Sebaliknya, dukungan tersebut harus berjalan beriringan dengan pengawasan yang konstruktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Menurut organisasi mahasiswa tersebut, setiap anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi sekolah penerima. Pelaksanaan program juga perlu memastikan kesesuaian antara perencanaan, penggunaan anggaran, kualitas pekerjaan, dan hasil pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat.

Pengawasan, lanjutnya, perlu dilakukan sejak proses penetapan sekolah penerima manfaat, pelaksanaan pembangunan atau perbaikan, hingga pemanfaatan fasilitas yang telah selesai direvitalisasi.
Langkah tersebut diperlukan untuk mendorong pelaksanaan program yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sekaligus meminimalkan potensi penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

HMI MPO Cabang Pandeglang juga mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawal program revitalisasi sekolah. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas pembangunan pendidikan.

Revitalisasi Sekolah sebagai Investasi Masa Depan

Bagi HMI MPO Cabang Pandeglang, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Perbaikan infrastruktur sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, meningkatkan kenyamanan peserta didik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih kondusif bagi perkembangan generasi muda.

Karena itu, keberhasilan program revitalisasi sekolah tidak semestinya hanya diukur dari jumlah bangunan yang diperbaiki atau fasilitas yang dibangun. Lebih dari itu, keberhasilan program harus tercermin dari kualitas hasil pekerjaan, kebermanfaatan fasilitas, serta dampak positifnya terhadap kegiatan belajar mengajar.

HMI MPO Cabang Pandeglang menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, sekaligus tetap menjalankan peran mahasiswa sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial.

“Dukungan terhadap program revitalisasi sekolah merupakan bentuk komitmen bersama untuk memajukan pendidikan nasional. Namun, dukungan itu harus tetap disertai pengawasan agar pelaksanaannya sesuai aturan, tepat sasaran, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik,” demikian penegasan sikap organisasi tersebut.

HMI MPO Cabang Pandeglang berharap program revitalisasi sekolah dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat luas.

Pada akhirnya, pendidikan yang berkualitas dan merata merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat pembangunan pendidikan nasional serta memastikan bahwa setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan belajar dalam lingkungan yang layak dan berkeadilan. (*/Aji/Red)

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com