Foto : Ilustrasi Internet
Polemik dugaan aset desa berupa kendaraan Roda dua yang digadaikan oknum Kepala Desa menurut keterangan warga Desa Binong bernama Suryadi kini menjadi perhatian serius baik dikalangan masyarakat maupun aktivis. Kini sorotan tajam itu datang dari Aktivis Pemuda mengatasnamakan KOMPAK (Komunitas Pemuda Anti Korupsi ).
Roni anggota khusus KOMPAK menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penggelapan kendaraan Motor milik Desa Binong yang videonya Viral di media sosial.
“Kritikan tegas dari saudara Suryadi tentu bukan candaan yang hanya jadi tontonan. Justru, ini menentukan nasib pegekan hukum di Kabupaten Lebak yang mana ada temuan atau suara masyarakat terkait dugaan pelanggaran melawan hukum,” tegas Roni pada awak media, Selasa 23 Desember 2025.
Kata Roni, aset desa berupa motor yang diduga digadaikan bahkan viral di media sosial adalah tamparan bagi semua pihak, yang mana sikap atau tindakan oknum sangat memalukan sebagai pejabat Publik yang seharusnya menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
“Jika benar motor tersebut digadaikan secara berpindah-pindah tangan, apalagi dengan Plat Nomornya dirubah, tentu indikasi perbuatan itu perbuatan melawan hukum. Kita bukan bicara nilai atau kerugian Negara yang dirugikan, tapi, ini soal etika, soal Moral seorang pejabat publik, yang mana jika itu terbukti sesuai apa yang disampaikan oleh Pak Suryadi, saya harap semua pihak baik Kepolisian, Kejaksaan dan Inspektorat harus tegas melakukan tindakan dan penegakan hukum serta penegakan aturan yang berlaku. Baik secara etik maupun potensi adanya tindakan melawan hukum. Jika, persoalan ini dibiarkan begitu saja, dan dengan mudah percaya hanya ditunjukan adanya motor desa tersebut tanpa ditelusuri persoalan sebelumnya, maka, saya punya keyakinan masyarakat Kabupaten Lebak dan publik secara menyeluruh akan kecewa terhadap penegakan hukum, bahkan pandangan saya, penegakan hukum khususnya di Kabupaten Lebak tidak adil dan tidak merata, “ujar Roni.
Kata Roni jika penegak hukum tidak menindaklanjuti video viral perkataan pak Suryadi yang jelas-jelas sudah menyatakan bahwa adanya dugaan penggelapan motor desa atau motor tersebut digadaikan berkali-kali, kami KOMPAK akan segera melakukan konsolidasi untuk menggelar gerakan besar di beberapa titik di kantor penegak hukum maupun Inspektorat.
“Jika persoalan yang sedang Viral ini tidak ditindaklanjuti secara terbuka ke Publik, kami pastikan akan menggelar aksi Moral secara besar dalam waktu dekat. Sikap kami ini adalah sikap keperdulian terhadap daerah khususnya di Desa Binong, agar desa bisa di Pimpin oleh pemimpin yang jujur, transparan dan peduli terhadap masyarakatnya. Sehingga desa bisa berkembang dan mengembangkan desanya yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*Aji/ Red)