Beranda » Pembangunan Jalan Paving Blok di Desa Cilangkap Diduga Asal Jadi, RAKYAT BEM Koruptor Siap Buat LP dan Bongkar ke APH

Pembangunan Jalan Paving Blok di Desa Cilangkap Diduga Asal Jadi, RAKYAT BEM Koruptor Siap Buat LP dan Bongkar ke APH

Dokumentasi Timsus saat mengecek langsung kelokasi Pemasangan Paving Blok Diduga Dipasang Secara Asal Jadi di Desa Cilangkap : JURNAL

by Editor Utama
0 comment

Lebak – Pembangunan jalan paving blok di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan. Proyek infrastruktur yang seharusnya meningkatkan akses masyarakat itu justru diduga dikerjakan secara asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan wartawan Jurnalklik.com di lokasi, kondisi paving blok yang telah terpasang sepanjang kurang lebih 800 meter terlihat tidak padat dan bergelombang. Dugaan kuat muncul bahwa proses pemasangan tidak diawali dengan pemadatan dasar jalan yang memadai.

Tidak hanya itu, sejumlah bagian beton pembatas (kanstin) juga ditemukan mengalami keretakan bahkan hancur. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa pekerjaan proyek dilakukan tanpa standar konstruksi yang semestinya.

Dilapangan juga menemukan bahwa susunan paving blok terlihat renggang dan tidak rata, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas setiap hari.

“Sepanjang jalan terlihat bergelombang dan tidak padat. Jika dibiarkan, kondisi ini sangat berbahaya bagi masyarakat yang menggunakan jalan tersebut,”ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Yang lebih mengundang tanda tanya, tidak ditemukan papan proyek atau papan informasi pembangunan di lokasi pekerjaan. Padahal, papan proyek merupakan bagian penting dari transparansi penggunaan anggaran publik agar masyarakat mengetahui sumber dana, nilai anggaran, serta pelaksana kegiatan.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Cilangkap, Ahmad Roni, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp telah dilakukan oleh wartawan, namun belum mendapatkan respons meski pesan telah terkirim dan terbaca.

Timsus RAKYAT (BEM) Koruptor Siap Bongkar

Sorotan terhadap proyek tersebut juga datang dari Timsus RAKYAT – Bergerak Melawan (BEM) Koruptor. Koordinator tim investigasi, Tio, menegaskan pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti lapangan untuk segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, dugaan pekerjaan asal jadi dalam proyek pembangunan desa tidak bisa dibiarkan, karena menyangkut penggunaan uang negara yang bersumber dari anggaran publik.

“Kami sudah menerima laporan dan juga melihat langsung indikasi di lapangan. Jika benar proyek ini dikerjakan tidak sesuai spesifikasi, maka ini bukan sekadar kelalaian, tetapi berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Tio pada awak media, Sabtu 14 Maret 2026.

Ia menegaskan, Timsus RAKYAT (BEM) Koruptor akan segera membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum, disertai dengan dokumentasi lapangan, bukti visual, serta hasil investigasi yang telah dikumpulkan.

“Kami tidak ingin masyarakat terus dirugikan oleh proyek yang dikerjakan asal-asalan. Bukti-bukti yang kami miliki akan kami buka secara transparan dan kami serahkan ke aparat penegak hukum agar diusut tuntas,” ujarnya.

Tio juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas, sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran pembangunan.

“Jika proyek ini terbukti bermasalah, maka pihak-pihak yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum. Kami akan terus mengawal sampai ada kejelasan,” pungkasnya.

Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut agar kualitas pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga. Memberikan kenyamanan, ke amanan dan bisa bertahan lama digunakan.

Karena, Jalan dinilai sebagai ekses penunjang untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, juga dianggap kebutuhan akses layanan kesehatan jika terjadi adanya gawat darurat terkait layanan kesehatan di wilayah tersebut.

(*ASEP BIDIK/ RED)

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com