Lebak – Forum Wartawan Solidaritas (FWS) menegaskan komitmennya untuk berdiri di garda terdepan dalam memperjuangkan informasi yang berimbang, membangun, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Dengan semangat solidaritas, loyalitas, integritas, dan independensi, FWS menyatakan siap berjuang menghadapi segala bentuk “cecurut perusak” yang mencoba merusak marwah profesi dan kepentingan publik.
Di bawah kepemimpinan Aji Rosyad, FWS terus mengonsolidasikan kekuatan internal organisasi, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menggembleng kualitas anggotanya agar berkompeten, beretika, dan profesional. Kepemimpinan yang tegas dan terbuka ini dinilai membawa warna baru bagi organisasi, menjadikan FWS semakin solid dan diperhitungkan.
Aji Rosyad didampingi sahabat sekaligus tokoh muda visioner, Raksa Ambang Sagara, yang kini ditunjuk sebagai Pembina FWS. Peran pembina ini menjadi penguat arah perjuangan organisasi agar tetap konsisten dalam koridor hukum, etika jurnalistik, serta nilai-nilai kearifan lokal.
Tak hanya itu, dukungan moril dan kultural dari Kasepuhan Adat Cibarani H. Abah Dulhani turut menjadi fondasi penting dalam perjalanan FWS. Sinergi antara insan pers dan tokoh adat menjadi simbol bahwa perjuangan informasi tidak lepas dari akar budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Lebak.
FWS menegaskan bahwa perjuangannya bukan sekadar retorika. Organisasi ini berkomitmen menghadirkan informasi yang mencerahkan publik, membangun kesadaran pajak, peduli lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Tidak hanya di Kabupaten Lebak, tetapi juga berkontribusi lebih luas untuk Provinsi Banten.
“Kami siap berjuang bersama. Siap menghadapi siapa pun yang merusak integritas profesi dan mengganggu kepentingan publik. FWS hadir untuk memberi manfaat bagi nusa dan bangsa,” tegas jajaran pengurus FWS dalam pernyataan sikapnya.
Dengan semangat kebersamaan, FWS juga bertekad melahirkan gagasan-gagasan progresif yang mampu mensejahterakan organisasi serta memberi dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan independen, FWS ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar pengamat.
Solidaritas adalah kekuatan. Loyalitas adalah komitmen. Integritas adalah harga mati. Dan independensi adalah jati diri.
FWS, siap berjuang — demi Lebak, demi Banten, demi Indonesia. (*ASEP BIDIK)