Serang – Lapangan terbuka Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Banten berubah menjadi dojo raksasa saat ratusan karateka mengikuti kegiatan Gashuku Karate INKANAS Pengda Banten 2026, Sabtu (31/5/2026).
Sebanyak 634 karateka dari berbagai tingkatan sabuk, mulai dari sabuk putih hingga sabuk hitam, mengikuti latihan bersama yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknik sekaligus membentuk karakter dan mental seorang karateka.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Harian INKANAS Pengda Banten, Edi S. Sinulingga, yang juga menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Banten. Dalam kesempatan tersebut, ia bertindak sebagai inspektur sekaligus komandan upacara pembukaan.
“Gashuku ini wajib dilaksanakan untuk menyeragamkan teknik, menggembleng mental menjelang ujian kenaikan tingkat, serta membentuk karakter karateka INKANAS yang Presisi,” ujar Edi saat membuka kegiatan.
Menurutnya, nilai Presisi tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga mencerminkan ketepatan, ketelitian, dan konsistensi dalam setiap latihan maupun tindakan seorang karateka.
Gashuku sendiri merupakan tradisi latihan bersama di alam terbuka yang telah menjadi bagian dari budaya perguruan karate. Selama sehari penuh, para peserta menjalani latihan intensif meliputi kihon (teknik dasar), kata (jurus), dan kumite (pertarungan) sesuai standar INKANAS.
Selain latihan teknis, kegiatan juga dirangkaikan dengan ujian kenaikan tingkat DAN sebagai bagian dari proses penilaian bagi karateka yang akan naik tingkat sabuk.
Panitia menyebutkan bahwa kegiatan ini berfokus pada tiga pilar utama, yakni penyamaan teknik, ujian kenaikan tingkat, dan pembinaan karakter melalui nilai-nilai Bushido.
“Kedisiplinan, kemandirian, serta semangat pantang menyerah terus ditanamkan oleh Dewan Guru kepada seluruh peserta,” ungkap panitia.
Pembukaan Gashuku dihadiri oleh Dewan Guru, jajaran pengurus INKANAS Pengda Banten, para orang tua peserta, serta seluruh anggota. Sementara itu, Ketua Umum INKANAS Pengda Banten, Hengki, yang juga menjabat sebagai Kapolda Banten, berhalangan hadir secara langsung namun tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.
Gashuku tahunan ini menjadi barometer kesiapan karateka INKANAS Banten dalam menghadapi berbagai agenda dan kejuaraan mendatang. Melalui latihan intensif selama hampir delapan jam, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga memiliki mental yang lebih kuat, disiplin, dan tangguh.
Menjelang waktu magrib, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan semangat baru dan harapan besar bagi para karateka untuk meraih prestasi yang lebih gemilang di tingkat regional maupun nasional. (*/Red)