Beranda » Kepala Sekolah SMKN 1 Rangkasbitung Menyebut, Harus Ada Peran Serta Orang Tua Mengontrol Anak dan Penguatan Iman

Kepala Sekolah SMKN 1 Rangkasbitung Menyebut, Harus Ada Peran Serta Orang Tua Mengontrol Anak dan Penguatan Iman

by Editor Utama

Lebak – Kepala Sekolah SMKN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten Drs. H. Mukmin, M.Pd mengatakan, menanggapi kondisi pergaulan anak remaja yang masih duduk dibangku sekolah, dimana saat ini ditengah banyak sejumlah kasus terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Lebak khususnya, menurutnya kini harus ada perhatian kuhsusnya dari orang tua dan dikuatkan dengan ke imanan atau kegiatan rohaniah.

“Kalau kita dari sekolah SMKN 1 Rangakasbitung pasti 100 persen dalam mendidik anak untuk tidak berbuat hal macam macam. Makanya saya sering menegakan disiplin di sekolah, saat tertentu ada rajia handpone, contohnya. Karena sering kali mereka itu komunikasi dengan sekolah lain itu lewat Hp. Tapi yang terpenting adalah contoh baik dari para guru di sekolah,”kata Kepala Sekolah SMKN 1 Drs. H. Mukmin, M.Pd pada awak media diruangkerjanya, Jumat (13/10/203).

Drs. H. Mukmin juga mengatakan, kata Disiplin itu bukan hanya sekedar berbicara kepada para guru untuk disiplin, namun semua harus terlebih dahulu mencontohkan semua hal yang baik.

“Tentu berawal dari diri kita sendiri dulu yang harus mencontohkan hal yang baik, perlakuan yang baik dan disiplin. Walaupun saya disini sebagai Kepala Sekolah, tapi saya tidak senaknya misalnya pulang dari sekolah seenaknya,
Tapi saya sendiri yang harus memberikan contoh kepada guru guru yang lain. Kemudian, yang Kedua, memberikan motivasi kepada anak-anak murid dan memberikan senyum sapa yang indah dan ramah. Saya orang yang pertama yang selalu menyapa anak-anak sekolah dan senang terhadap anak-anak,”katanya.

Lanjut Drs. H. Mukmin, ia juga menyarankan agar orang tua murid memperhatikan serius terhadap anak-anaknya dan memastikan kondisi anak-anak tersebut.

“Tolong ada dibimbing juga oleh orang tua, karena 16 Jam itu ada di dalam perhatian orang tua. Contohnya kalau sampai jam 4 anaknya belum pulang tolong langsung di telephone, kalau memang sampai jam 5 masih belum ada di rumah telphone juga kepada ke siswaan atau ke wali kelasnya untuk memastikan apakah ada kegiatan disekolah atau tidak. Jadi peran serta orang tua pun kepada anaknya harus ikut juga memperhatikan. Karena di sekolah itu dari jam 07.00 sampai jam 3.15, selebihnya itu harus di kontrol sama orang tua dan tanggungjawab orang tua, “terangnya.

Baca Juga  Ditlantas Polda Banten Berikan Himbauan Kepada Ojek Pangkalan Terkait Ops Zebra Maung 2022

Selain itu, Drs. H. Mukmin juga menyarankan agar anak-anak murid selalu dalam bimbingan keagamaan atau selalu diberikan siraman rohani. Hal tersebut, kata ia, untuk terus menjaga keimanannya dalam kehidupan.

“Kalau menurut saya, murid juga harus terus diberikan siraman rohani atau bimbingan keagamaan sehingga untuk menguatkan imannya. Kalau agamanya kuat i. Allah anak itu tidak akan mabuk, tidak akan minum-minuman, tidak minum obat-obatan terlarang, tidak akan tauran. Kalau saya disekola ini saya selalu menyarankan agar para murid ketika waktu shalat untuk segera menjalankan shalat, kalau memang tidak sempat shalat Ashar disekolah, saya sarankan untuk shalat di Rumah. Intinya masa masa tahanpan remaja itu harus selalu dalam bimbingan semua pihak, baik dari sekolah maupun orang tua,”ujarnya. (*Ar)

Berita Lainnya

Leave a Comment