Lebak – RSUD Adjidarmo kini menunjukkan perkembangan positif dalam pemenuhan kebutuhan obat bagi masyarakat. Setelah sempat mengalami kendala teknis dalam proses distribusi dan pengadaan, ketersediaan obat di rumah sakit tersebut secara bertahap mulai membaik.
Pihak manajemen rumah sakit terus melakukan optimalisasi pengadaan obat melalui sistem e-katalog guna memastikan proses pemesanan dan distribusi berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat waktu. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada pasien.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak bersama RSUD dr. Adjidarmo terus memperkuat sinergi dalam upaya pemenuhan distribusi obat-obatan yang dibutuhkan masyarakat.
Koordinasi lintas sektor dilakukan secara intensif agar ketersediaan obat tetap terjaga dan pelayanan kesehatan tidak terganggu.
Kepala Dinas Kesehatan Lebak sekaligus menjabat Plt Direktur RSUD Adjidarmo menegaskan bahwa kekosongan obat yang sempat terjadi sebelumnya murni disebabkan oleh kendala teknis dalam proses pengadaan dan distribusi. Namun demikian, kondisi tersebut kini telah berangsur normal.
“Pasokan obat, khususnya obat-obatan esensial, saat ini sudah kembali tersedia di gudang farmasi RSUD dr. Adjidarmo dan terus dilakukan pemantauan agar kebutuhan pelayanan pasien dapat terpenuhi dengan baik,”ujarnya.
Dengan membaiknya ketersediaan obat, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD dr. Adjidarmo semakin optimal serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan medis. (*/Red)