Beranda » Anggaran Misterius, Pemasangan Paving Block Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Aktivis Mahasiswa Resmi Layangkan Surat ke Desa Cilangkap : Kami Desak Transparansi dan Persiapkan LP ke APH

Anggaran Misterius, Pemasangan Paving Block Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Aktivis Mahasiswa Resmi Layangkan Surat ke Desa Cilangkap : Kami Desak Transparansi dan Persiapkan LP ke APH

Dokumentasi saat Aktivis Mahasiswa Memberikan Surat Resmi ke Desa Cilangkap

by Editor Utama
0 comment

Lebak – Aroma dugaan penyimpangan kembali mencuat di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Proyek pembangunan jalan paving block sepanjang kurang lebih 800 meter diduga kuat dikerjakan asal jadi, memicu kemarahan Mahasiswa Bergerak Melawan Korupsi (MBMK).

Tak tinggal diam, MBMK resmi melayangkan surat permohonan informasi dan klarifikasi kepada pihak desa pada Senin (30/03/2026). Surat tersebut telah diterima, namun hingga kini belum ada satu pun jawaban yang diberikan oleh Kepala Desa Cilangkap.
Sikap bungkam ini justru memantik kecurigaan publik.

Padahal, upaya konfirmasi telah dilakukan berulang kali oleh awak media, lengkap dengan bukti hasil pantauan lapangan. Namun, tidak ada respons—seolah ada yang sengaja ditutup-tutupi.
Koordinator MBMK, Ari, menyebut kondisi di lapangan sangat memprihatinkan dan jauh dari standar pekerjaan konstruksi yang semestinya.

“Kami menemukan jalan sudah retak, bergelombang, paving tidak terpasang rapat, bahkan diduga tidak dilakukan pemadatan sama sekali. Ini bukan sekadar kelalaian—ini indikasi kuat pekerjaan asal jadi,” tegas Ari.

Ia menilai, kualitas pekerjaan yang buruk dalam waktu singkat menjadi alarm keras adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis, bahkan berpotensi merugikan keuangan negara. Lebih ironis, hingga saat ini tidak ada kejelasan terkait nilai anggaran proyek maupun sumber dan penggunaannya. Minimnya keterbukaan ini dinilai mencederai prinsip transparansi publik.

“Kalau proyek dibiayai uang negara tapi dikerjakan seperti ini, lalu anggarannya tidak jelas, wajar publik curiga. Ini harus dibuka seterang-terangnya,” lanjutnya.

MBMK menegaskan, langkah surat resmi hanyalah awal. Jika pihak desa tetap bungkam dalam batas waktu yang telah ditentukan, maka mereka tidak akan ragu membawa persoalan ini ke level yang lebih tinggi.

“Jangan anggap ini sepele. Kalau tidak ada klarifikasi, kami pastikan akan laporkan secara resmi. Kami akan dorong aparat penegak hukum turun tangan, periksa semua pihak yang terlibat,” tegas Ari.

Tak hanya itu, MBMK juga bersiap melaporkan kasus ini ke DPMD, Inspektorat, hingga menemui langsung Bupati Lebak untuk menuntut tindakan tegas.

Kasus ini kini menjadi sorotan serius dan ujian bagi integritas pemerintah desa. Publik menanti, apakah Kepala Desa Cilangkap akan buka suara, atau justru terus bersembunyi di balik diam—yang semakin memperkuat dugaan adanya praktik yang tidak beres.

Hingga berita ini diterbikan, awak media terus berupaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait sebagai upaya memberikan hak jawab sesuai ketentuan etik jurnalistik.

(*/Red)

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com