KABUPATEN LEBAK – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Iman menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program pendidikan gratis bagi warga kurang mampu dan mereka yang putus sekolah.
Program tersebut ditujukan bagi anak-anak, remaja hingga orang dewasa yang belum sempat menamatkan pendidikan formal.
Melalui layanan Paket A, B, dan C, PKBM Nurul Iman membuka kesempatan kedua agar masyarakat dapat memperoleh ijazah setara SD, SMP, hingga SMA tanpa dipungut biaya.
Ketua PKBM Nurul Iman Tubagus Trias M menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak semua warga negara, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara ekonomi.
“Masih banyak masyarakat yang berhenti sekolah karena faktor biaya dan kondisi keluarga. Kami hadir untuk menjadi jembatan harapan, agar mereka tetap memiliki masa depan dan dibekali ilmu pendidikan serta keterampilan,”ujar Tb. Triyas M pada Jurnalklik.com, Kamis 19 Febuari 2026.
Kata Triyas, Selain pembelajaran akademik, peserta didik juga diberikan pelatihan karakter, pendidikan keagamaan, serta keterampilan dasar yang dapat mendukung kemandirian. Hal ini bertujuan agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja maupun usaha mandiri.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari meningkatnya jumlah warga belajar setiap tahun. Banyak di antara mereka yang merupakan pekerja, ibu rumah tangga, hingga remaja yang sebelumnya kehilangan kesempatan bersekolah.
Salah satu warga belajar mengaku bersyukur dapat melanjutkan pendidikan.
“Dulu saya berhenti sekolah karena orang tua tidak mampu. Sekarang saya bisa belajar lagi tanpa biaya. Saya tidak ingin mengecewakan keluarga,”tuturnya.
Dengan adanya program pendidikan gratis ini, PKBM Nurul Iman diharapkan menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Langkah tersebut sekaligus membuktikan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masyarakat.
Sementara itu, Relawan Pembela Masyarakat Siti Hadijah mengapresiasi upaya PKBM Nurul Iman dalam mengentaskan masyarakat yang putus sekolah.
Menurutnya, Pendidikan sangatlah penting untuk masa depan kehidupan selanjutnya. Ditambah, di era digitalisasi yang sangat cepat ini, kata ia, masyarakat harus melek dalam segal hal terutama dapat melanjutkan bangku pendidikan dan mendapat keterampilan.
“Menurut saya harus di dukung penuh dengan tujuan yang positif dalam membangun SDM yang memiliki kapasitas ilmu pendidikan serta keterampilan. PKBM Nurul Iman sangat patut di Apresiasi sebagai pecut sembagat mendidik untuk masyarakat agar lebih memliki gagasan yang lain yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya keterampilan yang akan di impelmentasikan di dalam kehidupan,” tegas Siti.
Siti berharap masyarakat yang putus sekolah khususnya di Lebak tidak ragu untuk ikut belajar atau mendaftarkan diri ke PKBM Nurul Iman sehingga mendapatkan ilmu dan keterampilan yang nyata untuk kehidupan di masa depan.
“Saya harap masyarakat tidak kaku ataupun ragu serta dapat bekerjasama dalam mendorong warga yang putus sekolah untuk masuk dan mendaftarkan diri ke PKBM Nurul Iman yang secara nyata membuka pintu seluas-luasnya kepada masyarakat yang mau belajar,” katanya.
Selain itu, ia juga berharap semoga saja Pemerintah Pusat, baik Provinsi maupun Daerah dapat mendukung Penuh Pendidikan di Kabupaten Lebak khususnya di PKBM Nurul Iman agar dapat terus berkembang untuk memajukan masyarakat yang belajar di Yayasan tersebut.
“Saya juga berharap pemerintah dapat mensupot penuh terhadap dunia pendidikan di Lebak. Saya juga optimis, ketika SDM yang berkualitas akan berpengaruh juga terhadap kontribusi daerah, apapun itu halnya, i. Allah ada dampak yang nyata dalam segal hal yang penting dukungan penuh terhadap pendidikan di Lebak, khususnya di PKBM,”tandasnya. (*Aji/ red)