Beranda » Soroti Isu Bayi Meninggal Dunia di Perjalanan Menuju RS, Aktivis Banten Desak Bupati Lebak Panggil Pihak Terkait

Soroti Isu Bayi Meninggal Dunia di Perjalanan Menuju RS, Aktivis Banten Desak Bupati Lebak Panggil Pihak Terkait

by Editor Utama
0 comment

Aktivis Lebak Banten Sapnudi saat menggelar aksi di depan Kantor DPRD Lebak. Dok : Jurnalklik.com

JURNALKLIK.COM – Lagi-lagi kabar duka bergema di Kabupaten Lebak beberapa waktu lalu, atas peristiwa meninggalnya seorang bayi yang baru saja lahir dua minggu yang lalu.

Seorang bayi yang baru saja lahir dua minggu yang belum memiliki nama tersebut anak dari Junaeni warga Kampung Babakan Waru, Desa Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Kronologi, awal kejadian Kakek Bayi bernama Adi menceritakan awal mula kejadian pada Hari Rabu malam tanggal 10.September 2025 sekira pukul 21.00 wib.

Keluarga dari Bapak Adi meminta bantuan kepada salahsatu bidan desa inisial i, setelah datang bidan desa itu kerumah warga itu, kemudian dilakukan pemeriksaan, namun hasilnya dinyatakan oleh bidan itu tidak apa-apa, hanya pernapasan biasa seperti bayi pada umumnya.

Lalu, kata Adi, bidan tersebut mengatakan “ini biasa pak, mau seperti apah pernapasan bayi,”kata oknum Bidan terkesan memberikan nada aga sinis.” Diceritakan keluarga korban kepada media.

Pada esok harinya, ibu korban bernama Junaeni membawa ke Puskesmas Cisimeut karena melihat kondisi bayi tersebut semakin parah. Namun, setelah sampai di Puskesmas, Junaeni mendapat keterangan dari dokter berinisial a yang hanya memeriksa denyut nadi dan malah menganjurkan untuk di bawa ke rumah sakit.

Pihak keluarga pada saat itu sangat merasa sedih, karena tidak diberikan tindakan intensif dan hanya ngenjurkan untuk di bawa rumah sakit.

Setelah mendapatkan anjuran untuk di rujuk ke rumah sakit, kelurga korban pun langsung membawa menuju ke rumah sakit, namun, di tengah perjalanan sekitar Posko yang masih berada di sekitar wilayah Leuwidamar keadaan bayi terlihat oleh keluarga sudah tidak bernafas lagi, ternyata bayi tersebut meninggal dunia.

Kemudian, setelah itu, Adi Kakek korban/ kakek bayi tersebut meminta pertolongan atau mengadu kepada Relawan RPM dan Sabilulungan untuk mendorong meminta keadilan atas kejadian yang menimpa cucunya seorang bayi yang meninggal dunia.

Isu itu pun kini menjadi sorotan serius dari Aktivis Banten Sapnudi. Ia mendesak agar Bupati Lebak turun tangan dan mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Lebak.

Ia juga mendesak Bupati Lebak Hasbi Jayabaya agar memanggil Dinas Kesehatan untuk segera melakukan evaluasi, Sehingga, kegiatan yang dilakukan Dinas Kesehatan bukan hanya sekedar seremoni belaka.

“Kami mendesak agar Bupati Lebak segera memanggil Dinas Kesehatan untuk dilakukan Evaluasi secara menyeluruh agar membenahi pelayanan kesehatan di Kabupaten Lebak. Sehingga, tidak ada lagi peristiwa yang memilukan,”tegas Sapnudi kepada awak media, Selasa 16 September 2025.

Sapnudi berpendapat, jika seluruh layanan kesehatan dilakukan cek and kroscek dan dikerjasamakan dengan seluruh pihak Desa, Kecamatan maupun Bidan Desa, dan dilakukan komunikasi secara intens baik di seluruh puskesmas, desa, kecamatan dan Rumah Sakit sebagai bentuk antisipasi, mungkin itu akan meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan.

“Saya kira, jika hal tersebut dilakukan, saya yakni itu akan meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan dan bahkan akan lebih memajukan dan memaksimalkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Lebak,”harapnya.

Sapnudi mengingatkan, jika dalam waktu dekat Bupati Lebak tidak mendengarkan atau mengabaikan aspirasi kajian kami ini, maka, dalam waktu dekat kami bersama koalisi Aktivis Ferederasi Pemuda Strategis akan turun kejalan melakukan aksi besar, demi terciptanya perubahan yang nyata khususnya di bidang pelayanan kesehatan.

“Kami para pemuda, sudah berjanji, berkomitmen akan selalu ada di Garda terdepan untuk masyarakat khususnya warga tidak mampu di Lebak agar mendapatkan keadilan yang nyata dalam pemberian pelayanan kesehatan yang diharapkan,”tegasnya. (*/Riki)

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com