Beranda » Menu MBG di SDN 1 Buyut Mekar Menuai Protes dari Wali Murid, Bahkan Daging Ayam harus Digoreng Kembali

Menu MBG di SDN 1 Buyut Mekar Menuai Protes dari Wali Murid, Bahkan Daging Ayam harus Digoreng Kembali

by Editor Utama
0 comment

Sajian Makanan MBG di SDN 1 Buyut Mekar yang Diprotes wali Murid.

Wali murid sekolah dasar negeri (SDN) 1 Buyut Mekar kecamatan Maja Kabupaten Lebak, Banten, ramai memperbincangkan menu makanan yang diterima oleh anak-anaknya di sekolah.

Beberapa wali murid menilai menu makanan MBG yang disajikan tidak sesuai dengan selera maupun rasanya dinilai tidak sesuai. Jum’at, 23 Januari 2026.

Beberapa percakapan dalam group di sekolah ramai memperbincankan sajian MBG/ sajian makanan yang diunggah salah satu wali murid.

Dari unggahan menu makanan tersebut berupa, sepotong daging, roti, kacang hijau kering, Jeruk, 2 iris kecil mentimun dan seiris tomat.

“Wow, burger ‘minimalis’ banget! Dagingnya kek mentah, sayurnya cuma tomat-timun septong, kayak bonus aja,” Kata salah satu wali murid di sekolah SDN 1 Buyut Mekar.

“Hahaha bener banget yah burger apaan itu emang gak ada selada apa,”tambah komentar wali murid lainnya.

” Gmna anak – anak mau bergizi malah yang ada khawatir malah sakit,”ujar yang lainnya.

Selain itu, ada juga yang mengomentari bahwa paket menu makanan tersebut diduga tidak sesuai dengan harga yang sudah menjadi ketentuan yaitu minimal Rp. 10.000 Rupiah per porsi makanan.

” MBG, makan Bergizi gratis…. jangan sampe berubah menjadi Mari Bisnis Gaes,” Sindir wali murid.

Beragam alasan dari wali murid bukan tanpa sebab, mereka (wali murid) mengetahui secara langsung apa yang dirasakan oleh anak-anaknya saat menghidang MBG yang mana padahal jelas di biayai oleh pemerintah.

Salah satu Wali murid mengatakan bahwa anaknya tidak menyukai masakan MBG,
” Menurut anak anak saat ditanya oleh saya, katanya rasanya tidak enak,”katanya.

Meski demikian, siswa tersebut tetap memakan MBG dengan terpaksa, karena takut dimarahi jika makanan tersebut tidak habiskan.

Wali murid merasa bingung dengan kondisi yang terjadi, akan tetapi mereka juga ingin anaknya bisa menikmati MBG yang layak dan menerima makanan yang bergizi.

Bahkan, lebih ironinya, ada juga wali murid yang mengatakan bahwa makanan MBG yang berupa daging kondisinya masih mentah, sehingga daging tersebut tidak dimakan.

” Saya lihat dagingnya masih mentah, saat ditanya wartawan, Jum’at, 23 Januari 2026.

Wali murid sangat mengkhawatirkan jika masakan MBG yang disajikan terus seperti itu. Menurutnya, makanan seperti itu dikhawatirkan menimbulkan potensi terjadinya keracunan, seperti beberapa kejadian yang virall di tempat lain.

Program MBG dari pemerintah bertujuan meningkatkan gizi anak anak Indonesia agar lebih cerdas dan pintar. Namun pada faktanya, makanan MBG sangat kurang disukai para siswa. Padahal diketahuio anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk program MBG begitu besar nilainya.

Sementara pihak MBG, Ma’ad, saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa menu hari ini ada dua Jenis yaitu kering dan basah. Menurut Maad, hal itu karena ada dua permintaan,”katanya. Tapi pihaknya tidak menjawab saat awak media bertanya permintaan dari siapa.

Menurut penelusuran awak media saat melihat Poto makanan dari dua jenis wadah yang berbeda ternyata menunya hampir serupa yaitu sama sama kering dan tidak terlalu basah. Menu dalam wadah bungkusan kain atau plastik adalah sepotong roti, telur,pisang dan susu.

Sementara menu pada wadah ompreng berupa daging, roti, kacang ijo kering, jeruk, 2 iris mentimun dan seiris tomat.

Awak media masih berupaya meminta penjelasan soal adanya perbedaan menu dan jenis wadah pada menu makanan tersebut.

Saat berita ini ditayangkan pihak MBG yang berlokasi di Kampung Ciemas belum memberikan keterangan dan jawaban dari awak media. (*Aji/ Red)

You may also like

Kantor Redaksi : Kampung Babakan Kalapa, Desa Aweh, Kec. Kalanganyar, Kabupaten Lebak Banten

Email : Jurnalklik@gmail.com No Handphone : 085216233073/087794000978

Pilihan Editor

Berita Terkini

© 2025 – JurnalKlik.com